Benarkah Rajin Sikat Gigi Mencegah Kanker? Simak Ulasannya!


Cara Mencegah Kanker dengan Menyikat Gigi – Sudah tidak asing lagi bahwa sejak kecil kita sudah diajarkan bagaimana menggosok gigi yang benar secara rutin yaitu minimal dua kali sehari untuk mencegah gigi yang buruk seperti gigi berlubang, berkarang dan mencegah agar tidak mengalami sakit gigi. Tapi yang fenomenal saat ini, tahukah anda bahwa sikat gigi dapat mencegah sebuah penyakit kanker?

Banyak para ahli yang mengatakan bahwa kanker pankreas, salah satu kanker yang sangat mematikan ini ternyata memiliki hubungan yang erat dengan dua jenis bakteri yang ternyata penyebab penyakit gusi. Dan para ahli di Amerika Serikat menyatakan bahwa siapa saja yang memiliki bakteri tersebut di mulutnya, akan memiliki resiko dua kali lipat akan terserang kanker pankreas ini.

Mereka semuanya mempresentasikan hasil observasi mereka ini di American Association for Cancer Research tepatnya di New Orleans dan inti dari penemuan ini adalah bahwa menunjukkan bahwa ternyata penyakit ganas seperti kanker bisa kita cegah hanya dengan menggunakan kegiatan sepele dan pastinya mudah dan murah yaitu gosok gigi dengan rutin pagi dan malam dan setelah makan.

Perlu kita ketahui, kanker pankreas adalah kanker paling berbahaya dan lazim ke-11 di Inggris yang mana hingga sekitar 9000 orang diklaim menderita penyakit ganas ini setiap tahunnya. Jenis kanker ini adalah salah satu kanker paling mematikan karena hanya 3% saja dari para penderitanya yang bisa lolos dibandingkan dengan kanker payudara yang 87% dapat lolos dan kanker testis yang bahkan 98% bisa terselamatkan.

Banyak orang penderita kanker pankreas tidak menyadari bahwa mereka sudah diinangi oleh kanker ganas ini, cukup sepele alasannya karena sering sekali kanker pankreas tidak menunjukkan gejala-gejala yang menonjol. Dan akhirnya, banyak orang yang terlambat untuk pengatasan, pengobatan dan akhirnya harus meninggal dunia. Sering kali dokter menyebut penyakit ini sebagai “ serigala berbulu domba “ karena gejalanya yang terjadi seperti masalah pencernaan.

Pengujian skrining yang efektif sangatlah diperlukan dan keberadaan bakteri di mulut dapat menjadi uji yang tepat dalam pengujian tersebut. Para ilmuan di New York University melacak bahwa terdapat hingga 700 orang dalam kurun waktu 10 tahun dan hasilnya, sebagian mengalami kanker ganas pankreas dan sisanya lagi tetap sehat. Hal ini perlu menjadi kewaspadaan kita sebagai orang yang masih sehat.

Para peneliti mengobservasi yang menggunakan mulut sebagai permulaannya. Mereka menemukan dua buah bakteri yang langsung berhubungan dengan pankreas dan beresiko menjadi sebuah kanker pankreas. Bakteri tersebut adalah P. Gingivalis yang mana hingga 60% persen orang yang memilikinya akan mengalami kanker pankreas dibandingkan mulut seseorang yang sehat.

Kedua kuman ini diklaim sebagai penyebab utama periodontitis, sebuah penyakit gusi yang teramat parah. Ilmuan pernah ragu bahwa bakteri mampu menyebabkan sebuah kanker mengerikan karena mereka sebenarnya hanya meneliti mengenai kaitan bakteri dan pankreas, akan tetapi mereka merekomendasikan juga agar tetap menjaga kebersihan mulut dan merawat kesehatan gigi mereka.

Masih diperlukan sebuah penelitian lanjutan mengenai masalah ini, akan tetapi jika memang faktanya seperti ini, tidak ada alasan lagi untuk menguji ludah dan mendeteksi kanker pankreas yang tidak dapat dilakukan oleh dokter gigi biasa. Tetap jaga kebersihan dan kesehatan gigi mulut, jangan sampai anda salah satu orang yang mengalami resiko kanker pankreas yang mengerikan ini.

Nah, itulah beberapa informasi kesehatan yang mungkin bisa bermanfaat untuk kalian semua, semoga bermanfaat dan apabila terdapat salah kata, mohon dimaafkan. Terima kasih.

Subscribe to receive free email updates: