Perbedaan Chipset Snapdragon 625 dengan Snapdragon 636


Perbedaan Chipset Snapdragon 625 dengan Snapdragon 636 - Dari berbagai dapur picu yang sediakan untuk smartphone, tidak bisa dipungkiri bahwa snapdragon dikatakan yang terkuat diantara mereka. Snapdragon selalu menawarkan peforma yang luar biasa untuk kebutuhan yang berat seperti gaming,multitasking dan yang pastinya rendah dalam konsumsi daya.

Berbicara mengenai snapdragon, ada banyak sekali seri yang dikeluarkan, mulai dari yang terlama, hingga terbaru, mulai dari yang terlemah ke yang terkuat.

Untuk di tahun 2018, ada 2 processor besutan qualcomm snapdragon yang akan menjadi pilihan para smartphone kelas menengah. Yaitu snapdragon 625 dan juga 636. Saat itu, kedua processor tersebut menjadi pilihan yang tepat bagai vendor smartphone untuk memberikan peforma mereka yang luar biasa.

Berikut berbagai contoh device yang mempercayakan chipset Snapdragon 625 pada smartphonenya di Indonesia :

  • Asus Zenfone 3
  • Asus Zenfone Zoom S
  • Asus Zenfone 4 Selfie Pro
  • BlackBerry Keyone
  • Motorola Moto G5S
  • Motorola Moto Z Play
  • Xiaomi Mi A1
  • Xiaomi Redmi Note 4
  • Xiaomi Redmi 5 Plus

Era Snapdragon 636 Telah Dimulai

Pada smartphone kelas menengah, snapdragon disini memberikan chipset dalam dua kategori yang berbeda, yaitu efisiensi dan peforma. Nah disini, snapdragon 625 sangat unggul dalam masalah efisiensi.

Meski masih populer dan banyak digunakan sampai sekarang, tetapi sebetulnya Snapdragon 625 telah lumayan berusia. Chipset ini pertama kali diperkenalkan pada Februari 2016 serta Qualcomm dan pada Oktober 2016, Qualcomm mengumumkan adanya snapdragon 626 sebagai penerus terdahulunya yaitu 625.


Kemudian pada Mei 2017, Qualcomm meriliskan penerus Snapdragon 626 yaitu Snapdragon 630. Dan pada Puncaknya Qualcomm menghadirkan Snapdragon 636 sebagai penerus 630 pada Oktober 2017, mengangkat sejumlah kapabilitas chipset kelas kaisar pada Snapdragon seri 8xx ke Snapdragon 6xx.

Dua device yang sekarang dibekali Snapdragon 636 di Indonesia antara lain adalah Xiaomi Redmi Note 5 serta Asus Zenfone Max Pro M1 yang baru saja rilis bulan ini. Lalu, apa saja perbedaan SoC Snapdragon 625 serta Snapdragon 636?

Arsitektur CPU Kryo 260


Keduanya telah memakai pabrikasi 14 nm serta sama-sama mengusung prosesor dengan 8 inti pemrosesan (octa core) 64 bit. Nah disini, terdapat perbedaan yang sangat mencolok, Snapdragon 636 mempunyai basis arsitektur core Kyro 260 dengan konfigurasi big.LITTLE.

Empat core Cortex-A73 yang dikhususkan untuk peforma alias tugas berat serta empat core Cortex-A53 untuk efisiensi alias tugas sehari-hari yang tidak perlu banyak tenaga serta efisiensi penggunaan daya, dengan clock sampai 1.8GHz.

Sedangkan pada Snapdragon 625, Qualcomm mendesain SoC ini dengan octa-core Cortex A53 yang dapat bekerja dengan kecepatan maksimum yang sama sampai 2.0 GHz.

Clock lebih tinggi yang diberikan pada snapdragon 626, belum pasti menyuguhkan kinerja lebih cepat. Sebuah arsitektur CPU custom Kryo mampu membuat kemampuan Snapdragon 636 jauh lebih gesit tetapi juga lebih hemat dalam penggunaan baterai dibandingkan Snapdragon 625.

Selain itu, pengolah GPU yang dibekalkan pada snapdragon 636 yaitu Adreno 509, tentunya menjadikan pengelaman gaming dan browsing kalian lebih terasa dibandingkan dengan Adreno 506 yang masih dibawahnya dalam masalah peforma

Image Sensor Processor serta Modem

Selain jenis sensor, lensa, serta ukuran piksel pada kamera, ada lagi yang tidak kalah penting yang menentukan nilai gambar yakni image sensor processor (ISP). Di Snapdragon 636, Qualcomm mengangkat ISP Spectra 160 14-bit yang ada sebenarnya terdapat di snapdragon seri 800.

Kemampuan fotografi smartphone yang bertenaga Snapdragon 636 pun meningkat dibanding Snapdragon 625. Sanggup meringkus fokus lebih cepat, zoom yang lebih halus, warna yang lebih kaya, serta hasil gambar di cahaya rendah yang lebih baik.

Selanjutnya, modem internet Snapdragon 636 telah memakai versi X12, mengangkat capabilitas LTE Cat 12 sampai 600 Mbps (downlink) serta LTE Cat 13 sampai 150 Mbps (uplink).

Sedangkan Snapdragon 625 memakai modem LTE versi X9 dengan capabilitas LTE Cat 7 sampai 300 Mbps (downlink) serta LTE Cat 13 sampai 150 Mbps (uplink).

Dan satu lagi yang jangan sampai terlewatkan, Snapdragon 636 mendukung Quick Charge 4, sedangkan Snapdragon 625 hanya sebatas Quick Charge 3.0. Di mana baterainya dapat terisi setidaknya 50 persen dari kondisi kosong hanya dalam waktu 15 menit.

Sebagai catatan, semua yang ditawarkan oleh Qualcomm melewati chipsetnya belum pasti diterapkan semuanya – kembali lagi tergantung pabrikan handphone.

Subscribe to receive free email updates: